Kartika Iasyah
15514785
2PA07
KESEHATAN MENTAL
Pengertian Bipolar
Gangguan bipolar adalah gangguan
mental yang menyerang kondisi psikis seseorang yang ditandai dengan
perubahan suasana hati yang sangat ekstrim berupa mania dan
depresi, karena itu istilah medis sebelumnya disebut dengan manic
depressive. Suasana hati penderitanya dapat berganti secara tiba-tiba antara
dua kutub (bipolar) yang berlawanan yaitu kebahagiaan (mania) dan kesedihan
(depresi) yang berlebihan tanpa pola atau waktu yang pasti.
Setiap orang pada umumnya pernah mengalami suasana hati yang
baik (mood high) dan suasana hati yang buruk (mood low).
Pada fase turun atau yang disebut sebagai periode depresi,
penderita gangguan bipolar biasanya akan terlihat sedih, lesu, dan tidak
bergairah. Sedangkan pada fase naik atau mania, penderita kondisi ini bisa
menjadi sangat bersemangat, enerjik, dan banyak bicara.
Insiden gangguan bipolar berkisar antara 0,3% - 1,5% yang
persentasenya tergolong rendah jika dibandingkan dengan persentase insiden yang
dikategorikan skizofrenia. Gangguan bipolar saat ini sudah menjangkiti
sekitar 10 hingga 12 persen remaja di luar negeri. Di beberapa kota di
Indonesia juga mulai dilaporkan penderita berusiaremaja. Risiko
kematian terus membayangi penderita gangguan bipolar, dan itu lebih karena
mereka mengambil jalan pintas.
Penyebab gangguan bipolar
Hingga kini para ahli belum mengetahui penyebab terjadinya
gangguan bipolar. Namun mengenai gejala mania atau depresi pada penderitanya,
diduga turut dipicu oleh beberapa faktor seperti adanya kelainan pada zat
pengantar sinyal di otak.
Faktor pemicu lain yang tidak boleh dianggap enteng adalah
stres. Banyak kasus gangguan bipolar yang terjadi pada penderita yang sering
mengalami tekanan dalam hidupnya.
Selain stres, gaya hidup yang tidak baik diduga turut
memiliki dampak terbentuknya gangguan bipolar dalam diri seseorang, misalnya
kecanduan minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan.
Diagnosis gangguan bipolar
Dalam mendiagnosis gangguan
bipolar, psikiater akan mencoba mengumpulkan keterangan, baik dari pasien
langsung maupun dari keluarga. Psikiater akan bertanya seputar gejala, riwayat
kesehatan pasien, dan riwayat kesehatan keluarganya. Misalnya apakah ada
anggota keluarga pasien yang mengidap kondisi sama. Selain itu, dokter mungkin
melakukan tes darah dan tes urin untuk memastikan gejala yang ada bukan
disebabkan oleh penyakit lain.
Pengobatan gangguan bipolar
Tujuan pengobatan gangguan bipolar adalah untuk menurunkan
frekuensi terjadinya episode-episode mania dan depresi agar penderita dapat
hidup secara normal dan membaur dengan lingkungan. Selain memperbaiki pola
hidup, rencana pengobatan biasanya mencakup pemberian obat-obatan yang
dikombinasikan dengan penanganan lain misalnya terapi psikologis.
Berikut ilustrasi video yang kami buat untuk mengetahui
Gangguan Bipolarhttps://youtu.be/j96_0ocfZuA
Nama Kelompok:
Ø Albert Ferdinand
(10514725)
Ø Chita
Rachmatasari
(12514364)
Ø Dhani Rahmad
Riyadi
(12514908)
Ø Kandi Larasati
Tambunan
(15514765)
Ø Shintia
Rillyani
(1A514246)
Ø Sisca Alvionita
(1A514308)