Sabtu, 28 Maret 2015

Perpustakaan Bersuara

PRODUCT
Perpustakaan Bersuara (softskill)


PERSON
1.       Yang terlibat dalam penciptaan ini adalah teman sepermainan / teman sekelompok
2.       Yang mendukung keberhasilan karya ini adalah Gabungan Seluruh Mahasiswa Psikologi se-Indonesia atau disingkat sebagai GSMPI
3.       Peran GSMI disini adalah menyiptakan sebuah alat seperti radio yang dapat kita dengarkan dan didalamnya terdapat isi dari semua buku-buku psikologi, mulai dari buku tentang cara membaca gerakan tubuh seseorang sampai buku psikologi yang khusus ada disitu
4.       Perpustakaan ini diperuntukan untuk semua orang-orang, mulai dari remaja, pria, wanita, ibu-ibu, ataupun bapak-bapak (terbuka untuk umum)

PRESS
1.       Yang memotivasi kami membuat perpustakaan ini adalah karena semakin lama semakin menurun minat seseorang untuk menambah pengetahuan karena banyaknya dari mereka yang malas membaca karena bosen dengan tulisan didalamnya, jadi kami membuat ini agar apabila mereka sedang malas membaca tetapi ingin menambah pengetahuan, mereka dapat mendengarkan isi dari buku yang mereka inginkan, sehingga pengetahuan mereka menambah walaupun disaat mereka sedang malas membaca buku
2.       Dampak Positif
·         Membuat masyarakat dalam menambah pengetahuan
·         Membuat masyarakat lebih menghargai ilmu pengetahuan
·         Membuat masyarakat terutama anak muda bisa membuat waktu mereka lebih berguna
·         Membuat remaja masa kini bisa menjauhi hal-hal yang tidak baik dan mendatangi perpustakaan ini, karena perpustakaan ini akan dibuat semenarik mungkin dan membuat para remaja ingin mendatanginya lagi dan lagi
Dampak Negatif
·         Apabila ada masyarakat yang sangat malas untuk membaca, mereka akan langsung memilih untuk mendengarkan isi dari buku tersebut tanpa membacanya terlebih dahulu
3.       Perpustakaan ini kedepannya akan sangat maju dan membuat pemerintah mendukung dibukanya perpustakaan ini, dan semakin lama isi buku diperpustakaan ini ditambah sehingga tidak cuma ada buku-buku psikologi di dalamnya, jadi ada berbagai macam buku di sini.
4.       Yang mendukung adalah semangat para pendiri dan partisipasi dari GSMPI yang membuat perpustakaan ini dapat berdiri dan disukai oleh masyarakat. Tetapi, yang menggagalkan karya kami ini bisa jadi adalah masyarakat itu sendiri yang ingin menutup diri dari sesuatu yang padahal bisa membuat mereka lebih maju lagi
5.       Untuk mengantisipasi kegagalan karya kami adalah sebelum membuka perpustakaan ini kami akan membuat survey di berbagai wilayah di Indonesia apakah setuju jika kami membuka perpustakaan ini atau tidak, sehingga kami bisa mengetahui terlebih dahulu respon dari masyarakat dan apabila mereka setuju dengan dibukanya perpustakaan ini, kami meminta saran apa yang harus kami fasilitasi lagi selain buku dan alat yang bisa didengarkan orang-orang agar mereka nyaman di perpustakaan ini

PROCESS
1.       Pertama, kami akan berdiskusi dengan teman sekelompok untuk mencatat apa saja yang harus kami lakukan untuk keberlangsungan dibukanya perpustakaan ini
2.       Kedua, kita akan membuat survey terlebih dahulu ke beberapa wilayah di Indonesia tentang dibukanya perpustakaan ini
3.       Ketiga, kami akan menghubungi ketua dari GSMPI untuk meminta bantuan dan ingin mereka bergabung dalam karya ini
4.       Keempat, setelah mereka setuju, kita akan membuat semacam organisasi yang didalamnya terdapat ketua, wakil, dan sebagainya agar mempermudah tugas masing-masing dan tidak ada yang double pekerjaannya ataupun tidak ada yang menganggur atau tidak mendapat pekerjaan
5.       Kelima, para pendiri akan melakukan tugas masing-masing. Sebelum membuat alat dan mendekor perpustakaan, kita akan mengajukan proposal ke perusahaan-perusahaan untuk mendapat bantuan dana
6.       Keenam, setelah kita mendapat dana, kita akan membuat alat dan mendekorasi perpustaan tersebut. Kita akan membuat perpustakaan tersebut semenarik mungkin, terutama agar menarik para remaja. Di dalam perpustakaan, kita akan membuat cafe kecil agar saat mereka membaca dan merasa lapar atau haus, mereka dapat membeli cemilan dan minuman disana
7.       Ketujuh, sambil menunggu dekorasi dan segala macamnya, kami membuat brosur yang tidak kalah menarik juga untuk dibaca tentang dibukanya perpustakaan ini, dan akan kami sebar di beberapa tempat
8.       Kedelapan, setelah semua siap, kita akan memulai membuka perpustakaan ini. Dan kita akan meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan, untuk meresmikan pembukaan perpustakaan ini
9.       Kesembilan, setelah perpustakaan ini resmi dibuka, kita akan mengundang orang-orang untuk datang karena ada diskon di cafe sebesar 50%

10.   Kesepuluh, setelah itu kita akan menjaga dan merawat sebaik mungkin perpustakaan tersebut agar dapat berdiri lama, dan agar cucu ataupun cicit kita nanti masih bisa merasakan kenyamanan dan keasikan perpustakaan tersebut.

Kelompok
  1. Kartika Iasyah
  2. Rahma Sabila
  3. Sarah Ummu Lathifah
  4. Zahra Faradina

Kamis, 19 Maret 2015

Psikologi Umum: Persepsi-Sensasi

Proses Sensasi-Presepsi pada manusia
Persepsi adalah proses mengenali objek atau peristiwa yang terjadi pada individu setelah mendapat stimulus melalui pengindraan.Persepsi berlangsung saat seseorang telah menerima stimulus dari dunia luar yang ditangkap oleh organ-organ bantunya yang kemudian msuk kedalam otak. Di dalamnya terjadi proses berpikir yang akhirnya terwujud dalam sebuah pemahaman. Pemahaman ini disebut persepsi. Sebelum terjadi persepsi pada manusia, diperlukan sebuah stimuli yang harus ditangkap melalui organ tubuh yang bisa digunakan sebagai alat bantunya untuk memahami lingkungannya. Alat bantu itu dinamakan alat indra. Indra yang saat ini secara universal diketahui adalah hidung, mata, telinga, lidah dan kuit. Alat indra berfungsi ssebagai alat penghubunga antar individu dengan dunia luarnya. Stimulus yang di indra itu kemudian diorganisasikan dan di interpretasikan sehingga individu menyadari, mengenali atau mengerti apa yang ada di indra. Dapat disimpulkan bahwa persepsi adalah pengorganisasian dan penginterpretasian stimulus yang diindera sehingga merupaka  sesuatu yang berarti dan merupakan respons yang terintegrasi dalam diri individu.
Proses diterimanya stimulus oleh alat indera merupakan proses alamiah atau proses fisik. Stimulus yang diterima alat indera tersebut diteruska  oleh syaraf sensoris ke otak. Proses inin disebut proses fisiologis. Kemudian terjadi proses selanjutnya di otak sebagai pusat kesadaran yang mengakibatkan individu menyadari apa yang dilihat, di dengar, di raba dll. Proses ini dinamakan proses psikologis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tahap terakhir dari proses persepsi adalah individu menyadari apa yang dilihat, didengar atau dirabanya. Tidak semua stimulus mendapatkan responss untuk di persepsi. Stimulus mana yang akan di persepsi, tergantung pada perhatian individu bersangkutan.

Faktor-faktor persepsi
1.      Faktor Internal
·         Alat indera, syaraf dan pusat susunan syaraf
Alat inderaatau reseptor berfungsi untuk menerima stimulus. Sedangkan syaraf sensori berperan dalam meneruskan stimulus yang diterima reseptor, ke pusat susunan syaraf yaitu otak sebagai pusat sebagai pusat kesadaran. Supaya terjadi respon diperlukan syaraf motorik

·         Perhatian
Agar terjadi proses persepsi diperlukan perhatian, yaitu proses atau tahap pertama sebagai persiapan mengadakan persepsi. Perhatian adalah pemusatan atau pengonsentrasian seluruh aktivitas individu pasa satu atau sekumpulan objek

2.      Faktor Eksternal
·         Objek yang di persepsi
Persepsi yang mengandaikan adanya objek yang di persepsi. Objek ini menimbulkan stimulus yang memicu atau merangsang alat indera atau reseptor walaupun sebagaian besar stimulus datang dari luar, ada juga stimulus yang dating dari dalam individu yang mempersepsi

·         Nilai-nilai dan kebutuhan hidup

Proses Perubahan
Proses Sensasi Menjadi Persepsi (Plotnik,2005)
1
Stimulus

Penglihatan:
Cahaya masuk melalui kornea mata dan lensa mata dan kemudian terfokus di dalam retina mata sehingga menimbulkan impuls syaraf yang akan melukiskan citra. Impuls syaraf akan menuju ke otak melalui syaraf

Pendengaran:
Organ pertama yang bertemu dengan gelombang suara adalah gendang telinga. Ketika bunyi semakin intensif maka gendang telinga semakin bergetar. Getaran yang diterima oleh gendang ditransfer ke telinga bagian tengaj. Bagian tengah ini bentuknya seperti ruangan kecil yang di dalamnya terdapat tiga tulang. Dari bagian tengah ini getaran tadi di transmisikan.

Transductive: sinyal listrik-> impuls syaraf adalah proses dimana panca indera merubah energy fisik ke sinyal-sinyal listri yang menjadi impuls syaraf dan diteruskan ke otak untuk di proses

Brain : Primary Areas-> ialah impuls syaraf yang menjadi sensasi

Brain : Association Areas-> ialah sensasi yang diubah menjadi image yang bermakna (persepsi)

Personalized Perception ialah pengalaman, lingkungan,emosi, ingatan-ingatan personal akan menambah persepsi kita

Proses merubah sensasi menjadi persepsi dipengaruhi oleh keadaan diri kita (apakah diri kita dalam keadaan sadar, khawatir, dll)